Sekilas Tentang Desa Tegalharjo Trangkil Pati Jawa Tengah Indonesia

Tegalharjo,Trangkil,Pati-Terletak di kaki gunung muria tanahnya yang begitu subur memberikan kesejahtetaan kepada warganya. Tegalharjo adalah desa di kecamatan Trangkil, Pati, Jawa Tengah, Indonesia. Di Tegalharjo terbagi atas 4 dukuh yaitu Tegalombo,Tlogowiru,Ketekputih dan Weron.

Ekonomi Mata Pencaharian Utama Warga Tegalharjo Trangkil Pati

Mata Pencarian- Umunnya warga di sini beraktifitas sebagai petani,beternak dan berdagang.Beberapa organisasi kepemudaan yang di tubuhkan pemuda pemudi di sini nampaknya juga serius untuk membangun desanya. tak heran jika warga di sini hidup rukun harmoni bahkan beberapa tahun yang lalu desa ini juga berturut-turut menerima anugrah dari kecamatan dan kabupaten.

Kreatifitas Warga Tegalharjo Ttangkil Pati

Kreatitas Warga Tegalharjo Trangkil PatiKreativitas yang menyubang pada ekonomi warga di sini tentunya sangat beragam.Tuntutan kebutuhan hidup menjadikan warganya untuk bisa lebih kreatif.
Desa Tegalharjo Trangkil Pati Malam Hari[img:Otomologi]
hal itu terbukti dengan berbagai pekerjaan yang menawarkan imbal jasa di sepanjang jalan.Mereka menawarkan keahlihanya masing-masing mulai dari jasa Web designer,Multimedia Shooting Studio,Perbengkelan,Ketok Magic,Elektronik service,Salon dan Konter-konter serta banyak lagi

Pendidikan Di Desa Tegalharjo Trangkil Pati

Pendidikan-Walaupun terletak di kaki gunung namun kebutuhan penting seperti pendidikan di sini cukup memadai.Terdapat dua Taman pendidikan kanak-kanakTK,Dua Sekolah dasar Negeri(SD 02 di Dukuh Tegalombo dan SD 01 di Dukuh Tlogowiru),serta Sekolah swasta Madrasah Khoiriyatul Ulum MKU
Madrasah Khoiriyatul Ulum MKU Tegalharjo Trangkil Pati[img:Otomologi]
Sekolah Agama yang di didirikan Yayasan ANNUR ini setingkat negeri.di awali dari TK,Ibtidaiya SD,Syaniwiyah SMP,sehingalah Aliyah SMA.

Kesenian Dan Budaya Warga Tegalharjo Trangkil Pati

Kesenian Dan Budaya-Desa tegalharjo seiring dengan kemajuan zamannya faktor kesenian cukup memberikan kesan kepada warganya.kesenian yang mendidik sekaligus menghibur tanpa menghilangkan peningalan warisan leluhur. Kesenian terdahulu di padukan kesenian modern menghasilkan satu seni yang dapat di terima seluruh warganya dan juga merupakan simbol kebersamaan.Contah Orkes Dangdut dari Dukuh ketek putih mangung bersama Paguyuban wayang kulit dari Dukuh Weron.

Kesenian- yang bernuansa Religius/Islam di perankan oleh anak-anak madrasah khoiriyatul Ulum/MKU,di bentuk oleh yayasan ANNUR kegiatan marching band dan marawis juga merupakan kesenian yang dapat di terima di sini.Salah satunya yang cukup populer adalah Qosidah Modern ANNUR Rebana Group

Penghargaan Untuk Tegalharjo Trangkil Pati

Perghargaan yang Terbaru Pada 2016-2017- Jiwa gotong royong dan kebersamaan warga yang terbangun secara alamiah, menjadi modal sebuah desa untuk meraih predikat sebagai desa terbaik. Seperti halnya, dalam menggalakan Keamanan Lingkungan (Kamling), mengantarkan salah satu desa di Kecamatan Trangkil menjadi juara lomba Kamling tingkat Kabupaten Pati. Tahun ini, dengan segala kemampuan dan kekompakan warganya, Desa Tegalharjo Kecamtan Trangkil, berhasil meraih predikat juara lomba Keamanan Lingkungan (Kamling) yang diselenggarakan Polres Pati.

Kades Tegalharjo Kecamatan Trangkil, Ahmad Pandoyo pada bincang kopi pagi radio PAS FM, Jumat pagi (17/6) mengatakan, keberhasilannya meraih predikat juara Kamling itu, juga karena mendapat sentuhan program karya bhakti TNI setahun lalu. Yang mana didalamnya, warga banyak mendapatkan pembinaan yang salah satunya terkait keamanan lingkungan di desa yang seolah tidak pernah tidur. �Dan secara kebetulan partisipasi kaum muda sangat baik sekali, dalam rangka mensukseskan kegiatan keamanan dilingkungan masing-masing.

Masyarakat Desa Tegalharjo Trangkil Pati Iklas Bergotong Royong[img:Otomologi]
Jadi yang jelas bahwa antara masyarakat yang ada wilayah kami tidak ada sekat sama sekali, antara kawula muda, apartur desa, masyarakat yang lain, juga kalau orang lain melihatnya seolah-olah Desa Tegalharjo tidak pernah tidur. Hampir semalaman itu selalu ada aktifitas, sehingga pelaksanaan Kamling itu bukan beban bagi kami,� akunya. Kades Tegalharjo Kecamatan Trangkil, Ahmad Pandoyo mengatakan, keterpaduan masyarakat dalam Kamling itu muncul secara alami dan kebiasaan, bukan suatu keterpaksaan, dan tidak jarang evaluasipun berjalan secara alami, tanpa mengesampingkan pembinaan dari pihak terkait, terutama Polsek Wedarijaksa. Kini Desa Tegalharjo terus berbenah, untuk menghadapi lomba serupa ditingkat Polda Jawa Tengah.

Related Posts

Tambahkan Komentar Sembunyikan